Sejarah

SEJARAH BERDIRINYA 

YAYASAN HIDAYATUL ISLAMIYAH

Semula berdirinya sekolah ini hanya semata-mata berkat dorongan dari berbagai pihak dan lapisan masyarakat – masyarakat yang punya wawasan masa depan dan mendambakan pendidikan buat kepentingan keturunannya.
Alhamdulillah atas rahmat dan inayah Allah SWT. Di atas tengah bergejolaknya minat masyarakat terhadap pendidikan, disaat itu pula ada diantara orang yang dianggap sebagai tokoh masyarakat yang mau mendarmakan sebagaian hartanya untuk membuat sarana pendidikan agama islam. Adapun orang yang dimaksud adalah Bapak H. Arif dan Ibu H. Syarah beliau berdua mewakafkan sebagian hartanya seluas ±540 m2 dengan tujuan untuk dijadikan sarana pendidikan.
Mendirikan suatu bangunan sekolah tidaklah begitu mudah, namun diperlukan dukungan dari tokoh masyarakat , diantara pendukung-pendukung itu antara lain:
1.         Bapak Asy’ari
2.         Ama H. Sobandi
3.         Ama H. Suja’i
4.         Ama H. Abdullah
5.         H. Tarmedi
6.         M. HAsanudin
Atas usaha dan jerih payah merekalah sehingga pada kurang lebih tahun 1932M. Maka terwujudlah sebuah sekolah yang disebut sekolah Jam’iyah atau sekolah dininyah.
Dunia berputar masapun beredar, maka atas atas perputaran roda zaman itulah sekolah mengalami dua kali renivasi nama, perubahan pertama tahun 1954 sekolah ini namanya diganti menjadi sekolah rakyat Islam (SRI) Hidayatul Islamiyyah, kemudian selanjutnya setelah ada instruksi Departemen Agama pada tanggal 11 Oktober 1968 diganti statusnya menjadi Madrasah Ibtidaiyah (MI) “Hidayatul Islamiyah” dengan nomor statistik Sekolah : 1/10/12/03/32, dan nomor statistik bangunan : 01/02/71/06/09/001 yang berstatus swasta namun yang mengelola adalah DEPAG dan MPP PUI.
Pemimpin sekolah ini semenjak berdirinya sampai sekarang antara lain:
1.         M. Hasanudin
2.         K.H Abas Ijudin
3.         K.H Jamaludin
4.         H. Solehudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar