Kamis, 27 Maret 2014

KEGIATAN BELAJAR DARI AWAL SAMPAI AKHIR



1.       Baca Do’a
2.       Membaca Hafalan Juz Ama
3.       Absen kehadiran
4.       Pengumpulan uang UKS
5.       Mulai kegiatan Belajar Jam pertama
6.       Mereview kembali pelajaran yang sudah dipelajari
7.       Guru memaparkan materi yang akan dipelajari
8.       Siswa memperhatikan dengan seksama
9.       Tanya jawab seputar materi yang sedang dipelajari antara siswa dan guru
10.   Memberikan tugas kepada siswa supaya bias melanjutkan pelajaran di rumah dengan memberikan PR.
11.   Pelajaran selesai dan berganti dengan pelajaran berikutnya sampai dengan selesai
12.   Istirahat
13.   Kembali belajar
14.   SDA
15.   Shalat dzuhur
16.   Kembali belajar
17.   Belajar selesai
18.   Baca Do’a sebelum pulang
19.   Kegiatan belajar selesai

Rabu, 12 Maret 2014

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) adalah nomor identitas yang bersifat nasional untuk seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). NUPTK terdiri dari 16 angka yang bersifat tetap karena NUPTK yang dimiliki seorang PTK tidak akan berubah meskipun yang bersangkutan telah berpindah tempat mengajar atau terjadi perubahan data periwayatan.
Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) diberikan kepada seluruh PTK baik PNS maupun Non-PNS sebagai Nomor Identitas yang resmi untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.
Manfaat untuk tenaga pendidik yang memiki NUPTK adalah:
  1. Berpartisipasi dalam sebuah proses/mekanisme pendataan secara nasional sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.
  2. Mendapatkan nomor identifikasi resmi dan bersifat resmi dan bersifat nasional dalam mengikuti berbagai program/kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat/daerah.

Persyaratan Mendapatkan NUPTK

Persyaratan standar minimal tentang PTK yang bisa dijaring baik pendidikan formal maupun non formal untuk mendapatkan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Persyaratan umum:
  1. Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing  yang sudah naturalisasi.
  2. Menjadi Pendidik (melakukan tatap muka di depan kelas) dan Tenaga Kependidikan (menunjang proses pendidikan) baik pada pendidikan formal maupun non formal, PNS maupun non PNS dan baik di bawah binaan Kemdiknas maupun Kemenag.
Persyaratan Khusus :
a. PTK Pendidikan Formal
  • Untuk PNS/CPNS yang dibuktikan dengan bukti SK Penetapan sebagai Guru/Pendidik untuk segera dilakukan proses pendataanberdasarkan bukti fisik pendukung.
  • Untuk Non PNS pendataan usulan baru dilakukan  maksimal 2 (dua) kali dalam setahun (pada bulan Juni dan Desember menjelang awal semester) dengan syarat : Minimal telah memiliki masa kerja 2 tahun yang dibuktikan dengan SK Penugasan dari lembaga yang berwenang.
b. PTK Non Formal
  • Segera melakukan pendataan PTK-PNF berdasarkan bukti fisik pendukung.
  • Pengusulan NUPTK bagi PTK-PNF dengan syarat :
    • Sampai akhir tahun 2010 semua PTK PNF segera dimasukkan ke dalam database SIM NUPTK- PNF untuk diproses generate NUPTK.
    • Mulai tahun 2011, PTK-PNF yang diusulkan masuk database SIMNUPTK PNF minimal memiliki masa kerja 2 tahun (TMT minimal bulan Juli tahun 2009).
  • Lembaga/instansinya terdaftar di dinas pendidikan setempat
Sumber: Kemdiknas

Usaha kesehatan sekolah



Usaha kesehatan sekolah disingkat UKS adalah suatu usaha yang dilakukan sekolah untuk menolong murid dan juga warga sekolah yang sakit di kawasan lingkungan sekolah. UKS biasanya dilakukan di ruang kesehatan suatu sekolah.

 
Trias UKS

UKS memiliki pedoman yang biasa disebut Trias UKS, yaitu:
  1. Pendidikan Kesehatan
  2. Pelayanan Kesehatan
  3. Pembinaan Sekolah Lingkungan Sehat

Dokter cilik

Dokter cilik adalah sebutan untuk murid (biasanya tingkat MI/SD) yang menjadi "staf" UKS di bawah bimbingan guru. Dokter cilik dipilih dan diseleksi, kemudian diajari cara pertolongan pertama oleh dokter yang sengaja dipanggil pihak sekolah untuk membimbing para "dokter" ini.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_kesehatan_sekolah

Struktur Kurikulum 2013

Dalam teori kurikulum (Anita Lie, 2012) keberhasilan suatu kurikulum merupakan proses panjang, mulai dari kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, perumusan desain kurikulum, persiapan pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana, tata kelola pelaksanaan kurikulum --termasuk pembelajaran-- dan penilaian pembelajaran dan kurikulum.


Struktur kurikulum dalam hal perumusan desain kurikulum, menjadi amat penting. Karena begitu struktur yang disiapkan tidak mengarah sekaligus menopang pada apa yang ingin dicapai dalam kurikulum, maka bisa dipastikan implementasinya pun akan kedodoran.


Pada titik inilah, maka penyampaian struktur kurikulum dalam uji publik ini menjadi penting.

Sabtu, 08 Februari 2014

Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka

Dasa Dharma dan Trisatya

Ada yang pernah ikut pramuka? Atau malah masih?
Kegiatan ini sangat berguna lho. Banyak pendidikan yang terkandung di dalamnya, kadang berupa simbol, kadang juga hal praktis. Tentang ketertiban, kebersihan, kerjasama, dan lain-lain. Yah, tentunya buat mereka yang serius ikut kegiatannya.
Ini Dasa Dharma Pramuka dan Trisatya sebagai pengingat masa kita jadi pramuka dulu. Masih sangat relevan diterapkan hingga sekarang.
Dasadharma
Pramuka itu:
  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  3. Patriot yang sopan dan ksatria.
  4. Patuh dan suka bermusyawarah.
  5. Rela menolong dan tabah.
  6. Rajin, terampil, dan gembira;
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja;
  8. Disiplin, berani, dan setia;
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya;
  10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila
  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
  3. Menepati Dasadarma


sumber: http://aquaregia.web.id/

Jumat, 07 Februari 2014

JUARA

Alhamdulillah MI Selajambe kembali menorehkan Prestasi. Iklimah dan M. Fikri, murid kelas V B yang menjadi juara silat ke 1(satu) dan 2(dua).pada kejuaran Silat TGR tingkat Jabar di SMANSA Sukabumi Berikut Foto siswa yang telah menjadi juara tersebut saat mendapatkan penghargan Medali dan Sertifikat yang diberikan di sekolah saat setelah selesai Upacara Bendera hari senin bersam kepala sekolah MI Selajambe.(YASHI,08/02/2014)

RAPAT KENAIKAN KELAS


MI Selajambe akan mengadakan kenaikan kelas sesuai dengan hasil keputusan rapat pada Hari Jum'at tanggal 08 Februari 2014. InsyaAllah acara kenaikan kelas akan dilaksanakan tgl 11-12 Juni 2014 mendatang.

Acara kenaikan kelas yang biasa dikenal oleh masyarakat setempat khususnya di wilayah selajambe dikenal dengan acara "samenan" biasanya diikuti dengan berbagai acara kegiatan semisal pawai karnaval anak-anak yang disertai dengan drumband,acara hiburan masyarakat juga dengan diakhiri acara pengajian.

Acara seperti ini sudah dilaksanakan sejak turun menurun selain untuk memeriahkan acara kenaikan kelas juga sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan siswa-siswi yang telah mampu berproses selama kegiatan belajar di sekolah.(YASHI,08/02/2014)